Bulan Ramadhan
sebentar lagi, bulu kuduk rasanya meremang, mata sembab dan ada rasa haru yang
menggebu, itulah yang sebagian orang rasakan, perasaan yang hanya tumbuh bagi
jiwa-jiwa tertentu, bukan jiwa-jiwa yang hanya selambe tak ada rasa mau
Romadhon atau tidak bagi mereka sama saja, maka termasuk orang yang manakah
kita?
Katanya bila
Ramadhan tiba, syaitan dibelenggu, supaya manusia bebas dengan nikmat
mengekspresikan cintanya kepada Allah Swt, tapi rupanya, 11 bulan sebelumnya,
samar-samar kita sadari bersama bahwa syaitan dari jenis Jin itu, telah melatih
jin dalam wujud manusia untuk mengganggu hari-hari sacral kita di bulan
Ramadhan, saya khawatir sekali dengan kerapuhan iman para bujangan seperti
saya, para pemuda seperti teman-teman saya, khawatir mata mereka tak sengaja
melihat aurat para pesolek, makannya dalam sebuah diskusi dengan kawan-kawan
aktivis Remaja Masjid timbullah ide tentang peraturan berbusana yang sopan, kami
berandai-andai “ kalaulah kota melayu ini, benar-benar jantan! Mestilah gagasan
ini diperjuangkan,” kemanakah agaknya marwah melayu yang menjunjung tinggi
tunjuk dan ajarnya, titah dan petuah luhurnya.. tentang bertindak dan bertutur
bahasa,?”






